#content-footer{ width:100%; clear:both }

Jumat, 10 Februari 2012

Tren Facebook di Kalangan Mahasiswa


PENDAHULUAN
                         
Facebook?
 

                          Siapa yang tidak mengenalnya. Suatu situs jejaring sosial yang saat ini sedang marak-maraknya diperbicangkan oleh khalayak masyarakat. Situs pertemanan yang paling banyak diminati oleh sebagian besar masyarakat adalah friendster dan facebook. Awalnya, friendster merupakan situs jaringan sosial yang diminati sebelum facebook. Banyak pengguna friendster yang berpindah ke facebook karena layanan yang diberikan lebih lengkap dan mengikuti selera masyarakat. Kini kehadiran facebook telah menggantikan friendster sebagai situs jejaring sosial yang disukai oleh masyarakat.
Facebook memiliki sederet  fitur yang memungkinkan penggunanya berinteraksi langsung (real time), seperti chatting, tag foto, game, dan update status “what are you doing now” yang dinilai lebih keren dari friendster.
Facebook (buku muka) merupakan salah satu situs jejaring sosial dengan beberapa fasilitas yang awalnya dibuat oleh seseorang untuk dapat menjalin pertemanan dan komunikasi secara aktif dengan orang atau badan organisasi, tanpa dibatasi dengan jarak, ruang dan waktu. Facebook merupakan situs jaringan sosial yang ditemukan oleh Mark Zuckerberg pada tanggal 4 Februari 2004. Facebook menyebar ke seluruh dunia pada akhir tahun 2007. Awalnya, facebook dengan situs www.facebook.com sebelumnnya bernama the facebook dengan situs www.thefacebook.com digunakan untuk komunikasi antara mahasiswa Universitas Harvard. Namun, setelah beberapa waktu, target pengguna adalah seluruh mahasiswa dan masyarakat umum, siapapun dapat mendaftar di facebook dan berinteraksi dengan orang-orang yang mereka kenal atau belum (Harliati, 2008).

PERMASALAHAN
Tren adalah suatu kecenderungan manusia untuk mengikuti suatu objek yang menjadi pusat perhatian pada masa-masa tertentu. Facebook telah menjadi tren di kalangan pelajar khususnya mahasiswa. Sebagian besar mahasiswa di fakultas ISIP USU telah memilih facebook sebagai alat untuk dapat berkomunikasi. Facebook bagi mahasiswa bukan hanya digunakan untuk menjalin pertemanan melainkan juga sebagai ajang pencarian pacar, bermain games serta media informasi dan diskusi. Didukung dengan tersedianya fasilitas wi-fi di kampus FISIP memudahkan mahasiswa untuk mengakses situs tersebut. Wi-fi (Wireless Fidelity) merupakan koneksi internet tanpa kabel yang memudahkan dalam transfer data. Tekonologi wi-fi memberikan kemudahan bagi para pengguna dalam satu area dapat mengakses internet secara bersamaan tanpa perlu direpotkan dengan kabel.
Di area kampus ISIP terdapat 5 (lima) titik akses atau hotspot yang berada pada 2 (dua) titik di ruang dekan, 1 (satu) titik di ruang dosen, 1(satu)  titik di gedung C, 1 (satu) titik di gedung Tax Center.
Taman kampus serta koridor gedung C/D adalah tempat yang digunakan mahasiswa untuk mengakses internet.
Penulis ingin mendeskripsikan bagaimana tren facebook di kalangan mahasiswa serta ingin mendeskripsikan perubahan yang ditimbulkan dengan adanya tren facebook di kalangan mahasiswa FISIP USU.

TIPE PENELITIAN
Penelitian ini dikaji melalui pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif yakni melihat kehadiran facebook sebagai suatu tren bagi kalangan mahasiswa FISIP USU. Dalam pengumpulan data menggunakan observasi partisipasi dan wawancara kepada informan. Observasi dilengkapi dengan kamera foto. Wawancara yang digunakan adalah wawancara mendalam dan sambil lalu. Proses wawancara  dilengkapi dengan perekam serta catatan lapangan. Analisa data dilakukan dari awal hingga penelitian berlangsung yang diurutkan ke dalam pola, tema dan kategori-kategori serta dilakukan pemeriksaan keabsahan data yang diperoleh.

PEMBAHASAN
Facebook merupakan istilah yang tidak asing lagi dalam kehidupan manusia. Awalnya,  jejaring sosial online facebook dimulai di Harvard 2004. Nama facebook berasal dari satu kebiasaan lama Harvard yang sudah ada sebelum internet, tiap tahun Harvard menerbitkan dan menyebarkan buku yang menunjukkan semua mahasiswa di tiap kelas dan dimana tempat tinggal mereka. Buku itu ibarat buku telepon dengan foto, dan para mahasiswa jadi bergantung kepadanya dalam kehidupan sosial. Satu tahun, ketika produksi “facebook” terlambat akibat kesalahan penerbit, empat mahasiswa di satu asrama Harvard sampai protes dengan mogok makan (Christakis dan James, 2010:323).
Sebelum ada versi online “facebook”, beberapa mahasiswa sudah menggunakannya untuk “cuci mata” memilih calon teman kencan, sementara segelintir mahasiswa ambisius coba-coba mengingat nama dan muka semua orang yang ada di dalamnya. Tetapi 25 tahun kemudian, Mark Zuckerberg lahir pada 14 Mei 1984 di Dobbs Ferry, Westchester County, New York, Amerika Serikat (AS). Ia merupakan mahasiswa tahun kedua Harvard, membawa facebook ke dunia maya, yang akhirnya populer dan menyebar ke lembaga-lembaga lain. Pada saat itu para pengguna facebook merupakan anggota masyarakat kampus, dan situs itu menumbuhkan rasa kedekatan. Mereka yang bergabung, dapat melihat profil siapapun dalam komunitas yang seolah-olah bertemu langsung di kampus. (Christakis dan James, 2010:325).
Jumlah pengguna facebook pada februari 2009 mencapai 150 juta orang. Bahkan lebih 25 juta pengguna secara aktif menggunakan facebook setiap harinya. Menurut insidefacebook.com, Indonesia merupakan negara dengan tingkat pertumbuhan akun facebook yang tercepat di Asia Tenggara[1]. Dengan tingkat pertumbuhan pemilik akun facebook terbesar pada tahun 2008 atau total 831 orang, Indonesia mengalahkan Malaysia, India, Thailand, Singapore dan bahkan Cina. Pada akhir februari 2009 jumlahnya telah meningkat hampir mencapai 2 juta pengguna.
Facebook memiliki menu utama yang dapat diklasifikasikan menjadi 3 (tiga) menu utama dan menu lain di facebook, antara lain: menu beranda (Home), menu profil (profile), menu akun serta menu lain di facebook. Berikut merupakan penjelasan dari menu facebook
1.    Menu beranda (home) merupakan halaman pertama yang muncul ketika berhasil masuk (login) ke facebook. Menu beranda terdiri dari beberapa aplikasi, antara lain:
v Pesan, digunakan untuk menerima serta mengirim pesan. Pesan dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu pesan masuk (inbox) yang merupakan sarana penyimpanan pesan dari dan untuk sesama pengguna serta apa yang anda pikirkan (status update) yang digunakan untuk menuangkan tulisan baik ide maupun apa yang sedang terjadi atau dipikirkan saat itu.
v Teman yang digunakan untuk melihat pertemanan, melihat teman yang sudah menjadi teman di facebook
v Aplikasi yang berisi aplikasi facebook yang telah terinstal dan dapat digunakan secara langsung. Aplikasi itu terdiri dari koleksi foto, video, grup, acara, catatan, tautan, hadiah.
2.    Menu profil (profile) merupakan halaman yang digunakan untuk menampilkan data pribadi pengguna facebook secara lengkap. Halaman ini berisi biodata serta informasi pengguna facebook yang dapat terlihat oleh teman facebook. Profil bukan hanya digunakan untuk melihat info atau biodata tetapi juga seperti video, foto, serta melihat atau menulis dinding milik teman.
3.    Menu akun merupakan menu ketiga dari facebook. Pada menu ini pengguna facebook dapat mengubah kerahasiaan e-mail serta kata kunci facebook (password). Menu ini terdapat aplikasi lain seperti sunting teman, pengaturan akun, pengaturan privasi serta menu untuk keluar dari facebook. Kerahasiaan info atau identitasnya dapat diubah sesuai keinginan kepada siapa info ditampilkan sehingga tidak sembarang orang mengetahui indentitasnya.
4.    Menu lain di facebook merupakan menu tambahan facebook, yang terdiri dari pencarian (search), obrolan facebook (chatting facebook), pemberitahuan (notification) serta permainan (games).
Untuk dapat mengetahui tren facebook di kalangan mahasiswa, penulis ingin mendeskripsikan  faktor-faktor mahasiswa menggunakan facebook, faktor tersebut antara lain adalah faktor gengsi terhadap teman, faktor keinginan, serta faktor hiburan dalam mengatasi rasa jenuh.
§ Faktor gengsi terhadap teman. Maslow mengatakan bahwa manusia memiliki 5 (lima) tingkat kebutuhan salah satunya adalah kebutuhan akan harga diri yang pada umumnya tercermin dalam berbagai simbol-simbol  status. Facebook merupakan suatu objek yang dijadikan sebagai suatu tren. Adapun ungkapan yang digunakan oleh mahasiswa FISIP seperti: gaptek (gagap teknologi), gak “up to date”, gak gaul, ketinggalan zaman. Salah satunya jalan agar tidak dianggap gaptek adalah membuat atau mendaftarkan diri di Facebook.
§ Faktor keinginan. Freud melihat bahwa seseorang akan menekan berbagai keinginan seiring dengan proses pertumbuhannya dan proses penerimaan aturan-aturan sosial. Adanya keinginan yang besar untuk dapat memahami situs jejaring sosial facebook yang tren di kalangan mahasiswa.
§ Factor Hiburan dalam Mengatasi Rasa Jenuh. Swastika (2003) mengatakan bahwa remaja atau yang disebutnya sebagai anak muda, sering dikaitkan dengan waktu luang, kebebasan dan semangat pemberontakan. Kemudian Hebdige (Antariksa, 2000) mengatakan bahwa anak muda juga dipresentasikan sebagai masa penuh dengan kesenangan dimana mereka bisa bergaya dan menikmati banyak aktivitas waktu luang. Mahasiswa yang memiliki banyak waktu luang dan tidak mempunyai kegiatan biasanya akan merasa jenuh sehingga mereka akan mencari suatu hal yang dapat membuatnya merasa senang yaitu dengan bermain facebook.

Kehadiran facebook yang dijadikan sebagai tren membuat mahasiswa menjadi kecanduan yang dapat dilihat dari membeli media mengakses facebook dengan murah, dengan tampilan terbaik serta kecepatan akses internet, misalnya laptop dan telepon genggam. Kehadiran facebook di kalangan mahasiswa membawa persoalan kesehatan, pendidikan dan ekonomi.
§ Segi kesehatan. Kehadiran facebook membuat menjadi lupa memenuhi kebutuhan tubuh, seperti makan, tidur, dan lain sebagainya. Disamping itu, kesehatan mata merupakan ancaman yang cukup hanya mengingat selama membuka facebook tidak terlepas pandangannya terhadap monitor atau layar monitor sehingga tanpa disadari, sinar radiasi dari monitor membuat susunan saraf mata cepat lelah dan jika tidak diistirahatkan menyebabkan penurunan kemampuan fungsi penglihatan mata. Berlangsung dalam waktu lama, dapat mengalami kerusakan mata dan bahkan buta.
§ Segi Pendidikan. Facebook yang disukai kalangan pelajar dalam hal ini mahasiswa FISIP jika dikaitkan dengan dunia pendidikan, misalnya dikaitkan dengan penurunan minat belajar mahasiswa, berpendapat bahwa facebook merupakan hal yang justru membuat minat berkurang. Hal tersebut dapat didasarkan kepada pengalaman terhadap perubahan yang terjadi pada  diri mereka dengan hadirnya facebook ke dalam kehidupan mereka.
§ Segi Ekonomi. Facebook bukan hanya dapat diakses melalui warnet (warung internet), maupun wi-fi saja tetapi dengan kecanggihan teknologi,  facebook dapat diakses melalui telepon genggam. Mereka yang mengakses facebook melalui warnet akan membayar biaya warnet sesuai dengan kebutuhan. Mereka yang menyadari pengeluaran uang yang dikeluarkan apabila terlalu sering mengakses facebook, akan mencari tarif internet yang murah.
Facebook bagi mahasiswa bukan hanya dijadikan untuk menjalin pertemanan, ajang pencarian pacar, bermain games serta media informasi serta diskusi.
Abercombie dan Warde (dalam Lury, 1998:258-259), masing–masing akan melakukan aktivitas kegiatan sesuai dengan apa yang ada dalam pikirannya. Mereka yang mengakses facebook dengan wi-fi tiba di kampus pada saat aktivitas dimulai, siang menjelang sore hari. Mereka akan menempati area wi-fi agar dapat mengakses facebook secara gratis, mereka mengupayakan diri untuk kenyamanan dirinya yang tergantung situasi, sifat dan kebutuhan selama mengakses facebook.
Beragam aktivitas yang dilakukan agar mendapat kondisi yang benar-benar sesuai dengan keinginan, seperti mencari kondisi tempat serta cuaca yang mendukung agar mengupayakan hal tersebut. Saat kondisi cuaca mendukung, mereka akan memilih tempat yang rindang disertai dengan angin.
Selama mengakses facebook dapat terjadi interaksi yaitu interaksi dengan teman-teman, kemudian terdapat aktivitas-aktivitas yang dilakukan. Interaksi yang dilakukan pengguna facebook adalah interaksi yang dilakukan di dunia nyata serta interaksi yang dilakukan di dunia maya. Interaksi yang dilakukan di dunia nyata itu dapat berupa komunikasi yang dilakukan antara si pemilik facebook dengan lingkungan sekitarnya saat mengakses facebook.
Interaksi dapat berupa mengobrol bersama dengan teman-teman sekelompok di lingkungan sekitar sambil makan makanan atau minum, selain itu dapat membahas tugas kampus, melihat informasi dari situs-situs online yang menambah pengetahuan, serta dapat sambil mendengarkan lagu yang diputar melalui laptop maupun telepon genggam.
Terkadang ada mahasiswa yang duduk sendiri agar lebih leluasa  mengakses facebook. Interaksi yang dilakukan di dunia maya tidak seperti interaksi yang dilakukan seperti halnya kita bertemu teman dengan saling berhadapan, interaksi dapat berupa seperti membuka situs-situs lain. Bukan itu saja, mereka juga dapat membuka facebook  serta segala macam aplikasi-aplikasi yang ditawarkan. Hal yang dilakukan pertama kali saat berhasil membuka facebooknya adalah melihat pemberitahuan karena terdapat perasaan senang apabila ada teman-teman yang mengomentari pesannya, menerima pesan dan mendapatkan teman baru serta dapat melihat yang sedang online (aktif di facebook), dengan begitu dapat melakukan obrolan. Jelas terlihat adanya interaksi, hanya saja interaksi dilakukan di dunia maya, dapat dilakukan komunikasi yang bersifat pribadi.
Adapun aktivitas yang dilakukan di dunia maya seperti melihat koleksi foto teman serta video, menulis komentar baik foto, status, video, dinding, pesan, tautan, memberi ucapan selamat ulang tahun. Terkadang mahasiswa dapat menjadi sebagai alat penghibur karena membuat pengguna facebook tertawa  seperti dengan membaca status yang unik, video unik dan lucu.
Facebook sudah menjadi tren di kalangan mahasiswa. Umumnya tekonologi menghasilkan inovasi-inovasi terbaru. Dalam terobosannya salah satu inovasi terbaru yaitu situs pertemanan jejaring sosial facebook yang menjadi tren di dunia.  Inovasi facebook yang dihasilkan melalui teknologi tersebut menguntungkan manusia dalam hal berkomunikasi, berbisnis, memiliki nilai prestise di kalangan masyarakat dan lain-lain. Facebook sudah menjadi tren bagi mahasiswa FISIP karena hampir sebagian besar telah memiliki facebook.  Mahasiswa yang menyukai tren akan berbuat segala macam cara untuk menjadi pusat perhatian seperti dengan mereka menyukai suatu bentuk aplikasi facebook, ingin terhindar dari cemooh karena gengsi bila dianggap gaptek (gagap teknologi) oleh temannya serta ingin mengurangi kejenuhan dari rutinitas kampus.
Kehadiran facebook sebagai tren membawa perubahan di kalangan mahasiswa FISIP yang dapat dilihat dari kecenderungan untuk memiliki dunia sendiri, sehingga tidak sedikit dari mereka tidak peduli dengan orang lain di lingkungan sekitarnya. Hal ini cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial. Mereka yang seharusnya bersosialisasi dengan lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu di dunia maya bersama teman komunitas jejaring sosialnya, yang rata-rata membahas sesuatu yang kurang penting. Akibatnya, kemampuan interaksi dengan teman-teman di lingkungan sosial menjadi berkurang. Berkat kecanggihan teknologi yang berkembang semakin pesat membuat segala sesuatunya lebih mudah. Kecanggihan teknologi dalam bidang komunikasi membuat manusia seperti internet menjadikan segala sesuatu lebih mudah dalam memperoleh informasi.
Kecanggihan tersebut semakin berkembang dengan memunculkan situs jejaring sosial yang bertujuan agar tetap saling berkomunikasi tanpa mengenal ruang serta waktu. Situs jejaring sosial seperti facebook diminati oleh semua golongan masyarakat salah satunya pelajar atau mahasiswa. Mahasiswa FISIP merupakan salah satu golongan masyarakat yang menyukai facebook karena hampir sebagian besar mahasiswa memiliki facebook.
Mahasiswa merupakan pelajar yang dituntut untuk mendapatkan prestasi yang baik. Kehadiran facebook yang membuatnya menjadi kecanduan, sehingga kuliahnya menjadi terbengkalai serta sibuk dengan facebooknya dibandingkan dengan tugas kuliahnya dan menyebabkan penurunan terhadap prestasi belajar.
Akses internet untuk membuka facebook jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan mahasiswa (terlebih jika akses dari warnet maupun dari telepon genggam). Tidak jarang mahasiswa menggunakan uang bulanan (uang yang digunakan selama satu bulan) untuk pergi ke warnet serta membeli pulsa hanya sekedar untuk membuka situs jejaring sosial saja. Ini dapat dikategorikan sebagai pemborosan, karena menggunakan uang secara tidak efektif.

KESIMPULAN
Facebook sudah menjadi tren di kalangan mahasiswa FISIP karena sudah sebagian besar mahasiswa di FISIP telah menggunakan facebook karena alasan gengsi, keinginan dari diri sendiri informasi serta untuk mengatasi rasa jenuh. Kehadiran facebook ternyata menambah persoalan yaitu dari segi kesehatan terutama mata, segi pendidikan yaitu mahasiswa menjadi lalai terhadap kewajibannya sebagai pelajar dan dari segi ekonomi yaitu mahasiswa akan memperoleh segala cara untuk dapat mengakses facebook. Bagi mahasiswa FISIP facebook digunakan adalah untuk menjalin pertemanan, ajang pencarian pacar, bermain games serta untuk memperoleh informasi serta diskusi. Aktivitas yang dilakukan mahasiswa pada saat mengakses facebook yaitu adanya interaksi di dunia nyata dan dunia maya. Kehadiran facebook sebagai suatu tren yang menyebabkan mahasiswa menjadi ketergantungan dan mengakibatkan perubahan aktivitas seperti  tidak memanfaatkan waktunya secara efektif, mengganggu konsentrasi terhadap kegiatan yang dilakukan serta lebih bersifat individual.

SARAN
· Mengurangi kecanduan dalam mengakses facebook yaitu dengan cara menggunakan situs pertemanan bila memang ada keperluan penting. Misalnya kepada teman, saudara atau keluarga kita yang kita hubungi lewat situs adalah orang-orang yang memang berada jauh dan sulit bila dihubungi lewat media lain.
· Biasakan untuk beberapa waktu saja untuk menikmati situs pertemanan facebook. Tanamkan kepada diri sendiri untuk lebih mementingkan tanggung jawab sebagai pelajar dan bersosialisasi dengan orang sekitar. Tidak perlu harus kita mengupdate-status dan data setiap hari.
· Apabila mereka merupakan seseorang yang menyukai obrolan (chatting). Maka pembicaraan di dunia maya lebih berpotensi menimbulkan fitnah daripada manfaat baiknya karena tidak secara langsung bertatap muka sehingga lebih bebas dalam mengutarakan sesuatu. Oleh karena itu jangan terpancing dengan komentar atau tulisan-tulisan dari beberapa teman.
· Hindari rasa berbangga diri. Dalam memasukkan foto pribadi ke facebook untuk memberitahukan kepada teman secara fisik bukanlah masalah itu sebatas untuk perkenalan dan menunjukkan bahwa kita tidak berbohong. Tetapi, apabila sudah mulai memasang foto diri yang banyak sekali, maka perilaku ini harus dihindari. Bahayanya adalah timbul rasa berbangga-bangga diri yang pada akhirnya menjadi sombong.
· Pengawasan kepada mahasiswa terhadap proses belajar diruangan. Sehingga tidak ada mahasiswa yang dapat mengakses facebook selama proses belajar sedang berlangsung. Mengakses facebook pada saat proses belajar dapat mengganggu konsentrasi belajar sehingga mereka tidak dapat menangkap informasi yang diberikan. 

DAFTAR PUSTAKA
§ Abdullah, Irwan.2006.Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
§ Christakis, Nicholas dan James.2009.          Dahsyatnya Kekuatan Jejaring Sosial Mengubah Hidup Kita. Jakarta : PT. Gramedia
§ Dhanta, Rizky.2009.Langkah-langkah Menggunakan Facebook. Surabaya : Indah Surabaya
§ Febrian, Jack.2001.Menggunakan Internet. Bandung : Penerbit Informatika
§ G, Jonris Purba.2007.“Cyber Maniac”. Skripsi Sarjana FISIPOL-USU. Tidak diterbitkan.
§ Ihromi.2006.Pokok-pokok Antropologi Budaya. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia
§ Koentjaraningrat.1986.Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta : Aksara Baru
§ Koentjaraningrat.1990.Sejarah Teori Antropologi II. Jakarta : UI-Press
§ Kurniawan, Nyoto dan Ridwan.2009.         Most Wanted Games of Facebook. Semarang : PT. Elex Media Komputido
§ Ninja, Team.2009.    Facebook Untuk Semua Orang, Untuk Sesama Manusia. Medan : Jasakom
§ Poespowardojo,Soerjanto.1989.Strategi Kebudayaan; Suatu Pendekatan Filosofis. Jakarta: PT Gramedia
§ S.Mintargo,Bambang.2000.Tinjauan: Manusia dan Nilai Kebudayaan. Jakarta: Universitas Trisakti
§ Suparlan, Parsudi.1996.Manusia, Kebudayaan dan Lingkungannya. Jakarta: PT Raja Graffindo Persada

1 komentar:

  1. Titanium teeth k9 - Titsanium-arts.com
    At Titsanium-arts.com, our unique product titanium flat iron line will titanium piercings provide you with a wide babyliss pro titanium range titanium white octane blueprint of authentic steamed titanium knee replacement pork All Natural.

    BalasHapus

Apakah Artikel ini membantu Anda?